pengalaman diet setelah melahirkan tanpa ganggu asi

Pengalaman Saya melakukan diet setelah melahirkan, ASI tetap lancar!

Pada artikel kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang kelahiran anak ke dua saya, bukan proses kelahirannya yang saya ingin share, tetapi bagaiamana saya sukses menurunkan berat badan dalam waktu yang cukup singkat tanpa obat pelangsing.

Banyak yang khawatir proses diet dapat menggangu produksi ASI (Air Susu Ibu), kebanyakan Ibu muda merasa stress dan takut setelah melahirkan Berat badan tidak bisa kembali normal. Dengan ini izinkan saya berbagi tips-tips dalam menurunkan berat badan namun ASI tetep lancar

Jangan takut untuk makan, usahakan makan setiap 3 jam sekali, terbagi menjadi cemilan sehat dan makanan berat. Karena makan teratur merupakan kunci sukses untuk menurunkan berat badan. Selain Ibu dan anak perlu asupan nutrisi yang cukup, jangan sampai keinginan untuk mencapai berat badan ideal mengganggu pertumbuhan anak.

Meski zaman semakin modern saya tetap memilih cara yang tradisional yang sudah turun temurun diwariskan oleh nenek saya, Berikut ini tipsnya:

1.Rutin minum jamu

Saya ingat betul nenek saya berkunjung ke Rumah, beliau datang dengan membawa 3 kardus dengan isi bahan-bahan untuk membuat jamu, seperti kunyit, lemon, kencur, jahe, kayu manis bahkan daun pepaya.

Bahan-bahan di atas bisa dikombinasikan, Misalnya beras kencur, kunyit jahe, kunyit asem,dll (bisa di tumbuk lalu di peras ambil airnya atau di blender ya mom)

Tiap pagi sebelum sarapan saya di siapkan 1 gelas besar jamu (kunyit,lemon,di blender tambahkan garam) biasanya nenek saya bikin dengan proses di tumbuk tapi pada saat itu di rumah saya tidak ada tumbukan jamu akhirnya nenek saya menggunakan blender. Jika kurang suka dengan rasanya bisa tambah dengan asam jawa dan madu atau kayu manis.

Jamu ini berfungsi untuk membersihkan darah kotor pada rahim setelah melahirkan dan mempercepat rahim kembali ke ukuran semula, serta mempercepat dalam penyembuhan luka.

2. Pijat/urut setelah melahirkan

Setelah mandi biasanya saya di pijat oleh nenek saya,nah pijatan ini berfungsi untuk melancarkan peredaran darah,meredakan rasa pegal-pegal setelah melahirkan atau aktifitas menyusui, selain itu pijatan ini juga membuat tubuh lebih rileks, sebelum pijat pastikan tukang pijat sudah menguasai ya alhamdulillah kalo nenek saya memang terkenal dengan dukun bayi pada masanya hehhe karena sekarang sudah tidak seaktif dulu, ingat ya mom ada bagian-bagian yang tidak boleh di urut seperti area rahim.

Biasanya pijatan tradisional pasca melahirkan di lakukan oleh dukun bayi, tapi saat ini mungkin sudah banyak yang menyediakan tempat perawatan tubuh pasca melahirkan

3. Memakai Bengkung/Stagen/gurita

Kalau orang jawa pasti sudah tidak asing lagi dengan bengkung, biasanya bengkung terbuat dari bahan kain ukurannya bervariasi, kalo saya pakai yang 3 Meter. fungsinya untuk membantu mengecilkan bagian perut dan menjaga agar tidak kendur dan tubuh cepat singset loh mom.

Tapi perlu hati-hati pemakaian bengkung untuk ibu yang melahirkan secara caesar, jangan sampai melukai jahitan bekas operasinya, pemakaian bengkung pada ibu yang melahirkan caesar membantu jahitan operasi tidak bergerak jadi cepat kering, sedangkan untuk ibu yang melahirkan normal karna dengan memakai bengkung gerakan terbatas pastinya duduk dengan posisi rapat, ini baik untuk pemulihan luka.

Pasti banyak yang tanya ya berapa lama saya pakai bengkung,saya pakai bengkung sekitar 5 bulanan, tapi terkadang saya selingi pakai gurita. Mungkin cara tradisional agak sedikit repot ya mom tapi hasilnya selain berat badan cepat ideal tubuh juga lebih fresh dan bugar loh mom.

Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *