diet jangan benci kalori

Saat diet, Jangan Benci kalori Karena tubuh sangat membutuhkannya!

Sering terjadi salah paham ketika seseorang melakukan diet, salah satunya mengenai Kalori. Banyak yang beranggapan bahwa ketika melakukan diet yang harus di hilangkan adalah kalori di dalam tubuh.

Ini sangat keliru, karena pada dasarnya tubuh tetap membutuhkan kalori dengan jumlah tertentu. Jadi diet bukan berarti menghilangkan seluruh kalori di dalam tubuh.

Kalau pemahamannya seperti itu, sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh, oleh karena itu pada artikel kali ini kita akan membahasnya.

Jadi yang benar yang mana, membakar lemak atau kalori ?

Biasanya ketika baju dan celana kamu terasa sempit, kamu pasti berpikir “harus segera bakar lemak nih!”. Ini tak sepenuhnya salah, tapi sebaiknya kamu memahami dari mana asalnya lemak yang berlebihan yang ada di dalam tubuh kamu. Sehingga kamu bisa memangkas jumlahnya dengan mengurangi penyebabnya.

Sebelum kamu memutuskan untuk membakar lemak, kamu perlu tau dulu bahwa lemak berasal dari kalori. Lalu apa sih kalori itu ?

Kalori atau yang biasanya disebut “cals tau kcals” adalah energi yang di butuhkan tubuh untuk melakukan berbagai aktivitasnya. Kalori dibutuhkan oleh tubuh untuk di ubah menjadi energi yang bisa kita gunakan untuk melakukan berbagai aktivitas, Namun jumlah kalori yang dibutuhkan oleh tubuh memiliki batasan jumlah normal.

Cara menghitung jumlah kebutuhan kalori harian kita bahas di akhir artikel

Jika jumlah kalori didalam tubuh melebihi batas normal kebutuhan tubuh akan kalori, maka kalori itu akan menumpuk di dalam tubuh dan menjadi lemak

Jadi sebelum kamu memutuskan untuk membakar lemak, ada baiknya kamu juga mengurangi asupan kalori agar tidak melebihi batas normal

Sekarang kita bahas mengenai lemak

Lemak adalah unsur (senyawa) yang ada dalam makhluk hidup (manusia, binatang, dan tumbuhan). Sehingga lemak berfungsi mempertahankan suhu tubuh, Untuk melindungi organ internal, serta membantu penyerapan vitamin A, D, E, dan K di dalam tubuh.

Jadi pada dasarnya, tubuh kita tetap membutuhkan lemak, namun dalam jumlah yang normal, Jika berlebihan, itulah yang menjadi penyebab gemuk atau obesitas.

bakar kalori di dalam tubuh saat diet

Lalu Kapan Saya harus Mengurangi Jumlah kalori di dalam Tubuh agar Diet Saya Berhasil ?

Kebutuhan tubuh setiap orang berbeda-beda tergantung dari berbagai faktor yang menentukan berapa jumlah kalori yang dibutuhkan, namun pada intinya kalori dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan energi yang nantinya digunakan untuk melakukan aktivitas.

Jika tubuh sampai kekurangan kalori, itu artinya tubuh juga akan kekurangan energi sehingga aktivitasnya terganggu.

Oleh karena itu penting sekali untuk mengetahui jumlah kalori yang butuhkan oleh tubuh setiap harinya, Tapi sebelum kita bahas mengenai cara menghitung kebutuhan kalori, Perlu diketahui bahwa jumlah kebutuhan kalori sangat dipengaruhi oleh seberapa berat aktivitas yang dilakukan, semakin berat semakin banyak pula kalori yang dibutuhkan tubuh.

Nah untuk menghitung jumlah kebutuhan kalori harian, kamu bisa menggunakan kalkulator BMR, caranya cukup mudah kamu hanya perlu mengisi form yang di sediakan lalu tekan tombol hitung.

Silahkan klik pada link ini: Cara menghitung jumlah kebutuhan kalori dengan kalkulator BMR

Bagaimana cara tubuh membakar kalori? Ini dia, tiga jenis pembakaran kalori dalam tubuh:

Pembakaran Utama
Perhitungan kebutuhan kalori. Fungsinya agar kita tetap hidup (walaupun seharian tidur-tiduran), Berapa banyak? Rata-rata 60%-70% dari total kalori yang dihabiskan dalam sehari.

Pembakaran Kedua
Pencernaan, yang berarti proses “pemindahan” nutrisi dan energi dari makanan ke dalam tubuh. Jadi, kita pun membakar kalori (kecuali Anda berpuasa). Berapa banyak? Rata-rata 10%-15% dari total energi yang dihabiskan dalam sehari.

Pembakaran Ketiga
Untuk bergerak, sekecil apapun pergerakan tubuh, sampai latihan intensitas tinggi, kita tetap membakar kalori. Berapa banyak? Rata-rata sekitar 15%-30% dari total energi yang kita habiskan dalam sehari.

Jadi, Kapan Lemak Mulai Dibakar?

Tubuh akan mulai membakar lemak menjadi energi adalah ketika jumlah kalori yang didapatkan dari makanan telah habis di ubah menjadi energi.

Jadi misalnya di pagi hari Anda sarapan karbohidrat seperti roti, lalu joging, kemudian nge-gym pada siang harinya, maka tubuh akan mengambil kalori dari sarapan (roti).

Ketika kalori yang berasal dari roti habis, barulah tubuh akan mengubah lemak menjadi energi. Tapi bukan berarti kamu tidak perlu sarapan supaya tubuh bisa langsung mengubah lemak menjadi Energi, Ini sangat keliru, sarapan tetap harus dilakukan meskipun kamu sedang diet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *